3 Sertifikat Bahasa Inggris yang Wajib Diketahui Pemburu Beasiswa

Bagi kamu para pejuang beasiswa tentunya sudah paham betul dong kalo rata rata dari persyaratan beasiswa di hampir seluruh negara pasti harus mencantumkan kemampuan bahasa Inggris? Nah, tentu kamu juga tidak asing bukan dengan nama nama sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, TOEIC atau IELTS?

Eits, meskipun tiga tiganya terlihat memiliki nama yang sama. Namun sebenarnya ketiga sertifikat itu berbeda lho, baik dari segi pengukuran nilainya dan ketentuan negaranya. Ada negara tertentu yang mensyaratkan TOEFL, TOEIC maupun IELTS. Mau tau penjelasan dari ketiga sertifikat bahasa Inggris tersebut? Yuk simak penjelasannya dibawah!

1. TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Ngomongin sertifikat bahasa inggris yang satu ini, tentu merupakan sebuah sertifikat bahasa Inggris yang paling sering digunakan, baik dalam dunia akademis maupun professional. Sertifikat ini digunakan ketika kamu ingin memburu beasiswa di negara yang menggunakan bahasa Inggris jenis English – American sebagai bahasa utama mereka.

TOEFL sendiri dibagi menjadi dua penyelenggara yaitu penyelenggara Internasional dan Institusional. Untuk TOEFL Internasional, tes TOEFL ini memungkinkan sertifikatnya diakui secara global sedangkan TOEFL Institusional biasanya hanya berlaku di daerah / negara tempat tes tersebut diambil.

Jenis Tes TOEFL sendiri terbagi menjadi 3 yaitu:

  • PBT (Paper Based Test)

Test dengan menggunakan kertas berisi uji kemampuan writing, listening, reading, structure yang memiliki variasi jawaban pilihan ganda dan esai. Metodenya sama seperti mengerjakan ujian pada umumnya yaitu dengan pensil dan kertas, diberi waktu selama 3 jam dan memiliki rentang skor akhir 310-667.

  • CBT (Computer Based Test)

Model test ini sebetulnya sama dengan PBT namun mengerjakannya harus di depan komputer yang telah disediakan. Diberi waktu selama 3 jam dengan rentang nilai 30-300.

  • IBT (Internet Based Test)

Model test ini agak berbeda dengan PBT dan CBT karena ia ditambah dengan praktek Speaking. Dikerjakan dengan komputer yang harus terhubung dengan internet. Diberi waktu selama 4-5 jam dengan rentang hasil skor 8-120.

2. IELTS (International English Language Testing System)

Kalau TOEFL lebih menitikberatkan pada negara yang memiliki bahasa English- America. Sertifikat bahasa Inggris IELTS digunakan untuk melamar beasiswa di negara dengan sistem bahasa English – British. Walaupun kadang ada juga negara yang memperbolehkan keduanya untuk melamar beasiswa.

IELTS terbagi jadi dua versi yaitu Academic Version (versi akademik) dan General Training Version (versi pelatihan umum). Namun untuk kamu yang sedang mengincar sertifikat bahasa Inggris untuk melamar beasiswa sebaiknya mengambil yang versi akademik karena di versi tersebut lebih menitikberatkan penggunaan bahasa Inggris untuk kebutuhan akademis.

Tes bahasa Inggris IELTS sendiri diselenggarakan dengan kerjasama dari University of Cambridge, British Council, dan IDP Australia. Untuk isi tesnya sendiri sebetulnya mirip dengan TOEFL IBT yaitu listening (mendengarkan), reading (membaca), writing (menulis), dan speaking (berbicara) dengan total waktu yang diberikan adalah 3 jam dengan rentang skor adalah 1-9 dengan standarisasi skor. Untuk beasiswa, setiap penyelenggara akan memberikan persyaratan minimum skor yang berbeda-beda. Namun pada umumnya, skor yang diminta minimal adalah 5.5 

Baca juga: 4 Trik Rahasia Mengerjakan Soal IELTS Supaya Dapat Skor Tinggi

3. TOEIC (Test of English for International Communication)

Untuk test sertifikat bahasa Inggris yang satu ini agak berbeda ketimbang kedua temannya diatas. TOEIC sendiri lebih berfokus kepada penggunaan bahasa Inggris untuk kalangan profesional dan komunikasi internasional bukan ke arah akademis.

Oleh karenanya penggunaan TOEIC sendiri cocok untuk para kaum professional yang ingin bekerja di perusahaan dalam maupun luar negeri yang membutuhkan sertifikat ini sebagai persyaratan masuk kerja.

Isi tes TOEIC juga boleh dibilang paling simpel karena hanya terdiri dari dua bagian saja yaitu listening dan reading dengan durasi selama 2 jam dan terdiri dari 200 soal pilihan ganda. Untuk rentang skornya mulai dari 10-990 dengan standarisasi skor rata rata untuk diterima di perusahaan minimal adalah skor TOEIC 450.

Nah, jadi bagi kamu para pemburu beasiswa. Pastikan dulu negara mana yang mau kamu ambil dan apa persyaratan sertifikat bahasa Inggrisnya ya! Lebih baik lagi jika kamu sudah mempersiapkannya dari jauh jauh hari sehingga berpeluang mendapatkan sertifikat bahasa Inggris dengan skor yang tinggi. Ayo semangat!

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: