Kiai Yazid, Tetua Kampung Inggris Kediri yang Kuasai Sembilan Bahasa

Gapura selamat datang di Kampung Inggris Kediri - Edu2Review
Gapura selamat datang di Kampung Inggris Kediri – Edu2Review

Kampung Inggris adalah sebuah daerah di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Provinsi Jawa Timur di mana terdapat puluhan kursus bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.

Tidak seperti yang diharapkan, 90% populasi di Kampung Inggris Kediri menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jadi itu sebenarnya lebih tepat disebut sebagai desa / desa bahasa.

Di Jalan Anyelir Kampung Inggris Pare Kediri, di sebelah timur Masjid Darul Falah, ada rumah dua lantai yang membuatnya mudah untuk membuat bangunan hibridisasi. Bangunan di belakang rumah menarik usia muda. Sementara bagian evaluasi menunjukkan usia yang lebih muda, lebih dari bagian belakang.

Orang yang mendatangi rumah tersebut, bisa melihat papan yang bertuliskan “Ahmad Yazid Center” di bagian depan. Dahulu semasa hidup Kiai Yazid tinggal di sini. Siapa itu Kiai Yazid?

Kiai Yazid adalah guru Mr. Kalend Osen, pendiri Basic English Course (BEC), lembaga kursus bahasa Inggris pertama di Kampung Inggris Pare Kediri yang didirikan pada tahun 1977. Dilansir dari situs Alif.id, Mr. Kalend mengatakan bahwa Kiai Yazid bisa sembilan jenis bahasa dunia. Inilah yang membuat Kiai Yazid populer.

Sejarah

Bahasa pertama yang dikuasai oleh Kiai Yazid adalah bahasa Arab, kemudian ia mengembangkannya ke bahasa lain. Dari catatan Kiai Yazid yang ditemukan oleh Mr. Kalend Osen, ada buku-buku dari berbagai bahasa. Ada bahasa Inggris, Persia, Belanda Perancis, Hebrew, Jepang, dan berbagai bahasa lainnya. Dalam proses belajarnya, Kiai Yazid belajar bahasa Inggris otodidak. Sama pula halnya dengan bahasa lainnya yang ia kuasai. 

Bagi Mr. Kalend, sosok Kiai Yazid sebagai seorang guru sangat membekas di hatinya. Pada masa-masa awal membangun Kampung Inggris, Kiai Yazid bukan sekadar mendukung, namun turut mengawasinya secara langsung. Bahkan Kiai Yazid turut memantau cara Mr. Kalend mengajar. Ketika selesai, ia memberikan masukan kepada Mr. Kalend. 

Kiai Yazid diperkirakan wafat pada tahun 1990. Apabila kamu punya kesempatan untuk mendatangi Kampung Inggris untuk les bahasa Inggris, tak ada salahnya mengunjungi makam beliau yang terletak di bagian barat Masjid Baiturrahman di Jalan Cempaka Kampung Inggris. 

Mengapa Kampung Inggris Kediri Dipanggil Kampung Inggris Pare?

Nama ini sebenarnya bukan nama resmi dari sebuah desa. Ini hanya nama panggilan untuk sebuah desa yang terletak di sepanjang Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, Jalan Kemuning di Desa Tulungrejo dan Desa Singgahan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Tulungrejo dan Pelem dijuluki Kampung Inggris bukan tanpa alasan, tetapi karena kedua desa ini adalah tempat belajar bahasa Inggris terbesar di Indonesia saat ini.

Secara umum, setiap kursus mengharuskan siswa untuk berbicara bahasa Inggris setiap hari di lingkungan asrama atau kamp.

Dan jika ada pelanggaran terhadap peraturan ini, mereka akan dikenakan Hukuman sesuai dengan aturan kursus yang mereka pelajari.

Berbagai konsep pembelajaran diterapkan dalam mengembangkan keterampilan bahasa Inggris siswa. Tidak jarang Anggota disuruh berpidato di tempat-tempat ramai seperti di kafe-kafe.

Atau di pinggir jalan lain untuk membangun kepercayaan para Anggota dalam berbicara bahasa Inggris.

Bagaimana Cara Sampai Ke Kampung Inggris Kediri

Kampung Inggris Pare dapat dicapai dengan pesawat, kereta api, bus atau kendaraan pribadi. Saat menaiki pesawat, pilih pesawat yang menuju bandara Juanda Surabaya.

Saat naik kereta, pilih kereta yang menuju Stasiun Kediri. Untuk bus menuju Pare, ada dari terminal Surabaya, Kediri atau Jombang.

Nah, itu dia beberapa informasi seputar Kampung Inggris Kediri. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untukmu dalam menemukan informasi seputar Kampung Inggris.

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: