Bukan Hanya Biaya, Ini 7 Perbedaan Sekolah Internasional dengan Sekolah Biasa

Sekolah bertaraf Internasional atau yang biasa disebut dengan sekolah Internasional tentu merupakan sekolah yang berbeda dengan sekolah lainnya baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Perbedaan yang paling kentara dari sekolah Internasional dengan sekolah lainnya tentu adalah biaya, dimana biaya bersekolah di sekolah Internasional relatif lebih tinggi ketimbang sekolah biasa karena fasilitas dan kurikulum yang dimiliki.

Sekolah Internasional Biaya

Namun begitu ternyata tidak hanya biaya yang menjadi perbedaan yang paling kentara antara sekolah Internasional dengan sekolah biasa, ternyata banyak perbedaan lain yang hanya dialami oleh siswa sekolah Internasional. Berikut adalah 7 perbedaan paling kentara antara sekolah Internasional dengan sekolah biasa

Interaksi Belajar 2 Arah dan Interaktif

Selain biaya, perbedaan paling kentara antara sekolah Internasional dengan sekolah biasa adalah cara berinteraksi guru ketika proses belajar mengajar berlangsung. Di sekolah Internasional proses belajar mengajar cenderung berlangsung dengan dua arah.

Dua arah yang dimaksud disini adalah, guru atau tenaga pengajar tidak hanya mengajar dengan metode ceramah satu arah saja seperti yang banyak terjadi di sekolah sekolah biasa. Namun guru menjadi fasilitator murid untuk bisa mengutarakan pendapat mereka dan isi pikiran mereka dengan demokratis sehingga murid dilatih menjadi lebih percaya diri dan kritis ketika mengutarakan pendapatnya

Tidak ada program IPA – IPS

Program IPA – IPS tentu sudah menjadi program yang jamak ditemui di banyak SMA Negeri maupun SMA Swasta. Namun ternyata program ini tidak umum ditemui di sekolah Internasional. 

Kurikulum Internasional yang dianut oleh sekolah Internasional tidak mensyaratkan program IPA – IPS didalamnya. Melainkan program program yang sudah dikhususkan atau disesuaikan dengan peminatan seperti layaknya program studi di Universitas misalnya program humanities, program biologi, program geografi, program seni dan lain sebagainya.

Dengan metode peminatan seperti ini tentu membuat siswa menjadi tidak kagok ketika meneruskan jenjang pendidikan ke Universitas dan membuat cara belajarnya menjadi semakin fokus sehingga memaksimalkan potensi siswa tersebut.

Lancar Bercakap Bahasa Inggris

Sesuai namanya yaitu sekolah Internasional membuat penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional menjadi jamak untuk digunakan sehari hari. Baik dalam proses belajar mengajar atau percakapan sehari hari.

Penggunaan bahasa Inggris yang intens dan dilakukan setiap hari ini membuat siswa lama lama menjadi fasih dalam berbahasa Inggris. Ini membuat siswa sekolah Internasional seolah olah tidak mengalami kesulitan sedikitpun ketika menggunakan bahasa Inggris karena memang sudah dibiasakan dalam kegiatan sehari hari.

Memiliki Teman Bule

Memiliki teman bule atau warga negara asing tentu sangat susah ditemukan apabila bersekolah di sekolah biasa. Namun apabila bersekolah di sekolah Internasional, pastinya hal ini membuat teman bule menjadi lumrah dijumpai di sekolah Internasional.

Sekolah Internasional seringkali dijadikan pilihan bersekolah untuk para anak diplomat dari berbagai negara dan ekspatriat karena sifatnya Internasional yang menggunakan bahasa Inggris universal sehingga membuat anak anak bule menjadi jamak ditemui di sekolah Internasional tersebut.

Harus Fokus Kurikulum Internasional dan Tetap Ikut UN

Meskipun namanya Sekolah Internasional dengan kurikulum Internasional, tetapi pemerintah Indonesia tetap mensyaratkan Ujian Nasional (UN) sebagai syarat kelulusan bagi seluruh sekolah di Indonesia.

Hal ini membuat siswa sekolah Internasional harus membagi dua fokus belajarnya karena kurikulum Internasional yang sifatnya peminatan sangat berbeda dengan sistem UN yang mengharuskan siswa untuk belajar semua mata pelajaran.

Fasilitas yang Sangat Lengkap

Sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Fasilitas yang didapatkan pastinya jauh lebih lengkap dibandingkan dengan sekolah biasa. Di sekolah Internasional sendiri fasilitas seperti tap water, Wi-Fi yang kencang, lapangan futsal, lapangan badminton, lapangan tenis, lab bahasa Inggris, perpustakaan digital yang interaktif menjadi hal yang lumrah ditemui di setiap sekolah Internasional.

Terbiasa Menulis Esai

Kurikulum Internasional yang dianut oleh Sekolah Internasional mengharuskan para siswanya untuk menulis esai panjang ketika mengerjakan suatu final test atau ujian. Hal ini membuat para siswa menjadi terbiasa untuk menulis esai ketika nanti melanjutkan jenjang pendidikan ke Universitas yang notabene didominasi dengan penulisan esai seperti paper ataupun skripsi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: