Apa yang Harus Ditulis dalam Tes IELTS Writing?

Tes IELTS writing tentu menjadi salah satu bagian test paling pertama yang akan kamu lakukan ketika mengambil tes IELTS.

Di dalam tes IELTS writing sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu writing task 1 dan writing task 2.

Keduanya memiliki ketentuan yang berbeda dalam penulisan dan pemahamannya.

Tentunya sebelum test kamu wajib banget tahu apa saja yang akan kamu tulis di dalam writing task 1 dan 2 supaya kamu bisa mendapatkan skor IELTS yang maksimal.

Nah mau tahu apa saja tips tips menulis dalam tes writing IELTS baik Writing Task 1 maupun 2? Yuk simak tips di bawah berikut ini!

Tips Menghadapi Writing Task 1

Di dalam writing task 1, kamu akan diuji untuk menggambarkan dan melaporkan data yang disertakan berupa diagram.

Sifat writing task 1 ini lebih ke essay yang berisi pelaporan, jadi pastikan di dalam writing task 1 ini kamu tidak menuliskan opini pribadi.

Jenis diagram yang ada di dalam writing task 1 ini juga bermacam macam.

Ada peta, diagram, diagram batang, tabel, grafik garis, dan diagram lingkaran.

Pelajari dengan detail keterangan dan legenda yang ada di diagram maupun peta tersebut supaya hasil test yang kamu isi akurat dan menggambarkan keadaan di dalam gambar tersebut

Selalu mulai writing task 1 kamu dengan kalimat pembuka.

Kalimat pembuka ini berguna untuk mengawali laporan kamu atas hasil analisa diagram atau gambar yang diberikan sehingga bahasanya terkesan formal namun enak dibaca.

Tips Menghadapi Writing Task 2

Jika pada writing task 1 kamu disuruh untuk menulis hal hal yang sifatnya faktual, ini tentu berbeda dengan writing task 2.

Di mana kamu diperintahkan untuk membangun sebuah argumen dan opini yang valid mengenai suatu topik yang sudah ditentukan.

Karena opini yang sifatnya lebih luas dan lebih bebas tentu membuat writing task 2 ini lebih sulit dibandingkan dengan writing task 1 yang sudah jelas maksud dan patokannya.

Tetapi jangan khawatir, berikut tips tipsnya supaya kamu bisa menulis writing task 2 dengan benar dan akurat dan mendapatkan hasil tes writing IELTS yang kamu inginkan:

  • Selalu analisa topik yang diberikan dengan saksama

Hal ini akan memberikan kamu gambaran luas mengenai topik yang diberikan. Ini juga dapat menghindarkan kamu dari logical fallacy yang mungkin terjadi apabila kamu tidak memahami topiknya secara keseluruhan

  • Pastikan kamu menjawab semua pertanyaan yang diajukan didalam essay yang kamu buat

Gunakan bahasa yang efektif dan pastikan untuk selalu menggunakan contoh contoh yang valid untuk mendukung jawaban pertanyaanmu.

  • Selalu mulai paragraf dengan kalimat inti yang bisa kamu kembangkan lebih lanjut

Menentukan kalimat inti di awal menulis sangat penting untuk penulisan opini karena kamu dapat menentukan batasan tulisan kamu sehingga tetap fokus dan tidak terkesan ngalor ngidul.

  • Pastikan kamu membuat kesimpulan yang mencakup keseluruhan argumenmu

Ketika menuliskan argumenmu, jangan lupa untuk membuatnya dalam satu paragraf yang rapi dan terstruktur.

Akhiri paragraf dengan kesimpulan yang mencakup seluruh inti dari argumenmu tersebut.

  • Selalu gunakan sinonim ketika menulis essay bersifat opini

Penggunaan sinonim dapat meminimalisir terjadinya repetisi kata terlalu sering yang nantinya akan menurunkan skor tes writing IELTS kamu.

  • Gunakan model kalimat yang kompleks

Dengan menggunakan model kalimat majemuk bertingkat yang cenderung kompleks dimana sebuah kalimat yang kamu buat mengandung klausa utama, kata penghubung dan anak kalimat, semakin mudah pula opini kamu untuk dipahami dan tidak menimbulkan makna ganda.

  • Pastikan memenuhi persyaratan kata yang diminta

Terakhir, pastikan kamu menulis sebanyak 250 kata sebagai syarat penulisan writing task 2.

Nah, bagaimana? Semoga tips tips diatas dapat membantu kamu mengerjakan tes writing IELTS ya! Selamat belajar dan selamat mendapatkan skor IELTS yang tinggi!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: