Present Continuous Tense: Pengertian, Rumus, dan Contoh

present continous tense

Tense penting dalam bahasa Inggris yang sedikit lebih rumit daripada simple tense mungkin adalah continuous tense. Nah, kamu mungkin juga sudah tahu bahwa continuous tense terdiri atas present continuous tense dan past continuous tense. Mari kita pahami lebih dalam mengenai present continuous tense.

Apa Itu Present Continuous Tense?

Pertanyaan pertama yang muncul dalam benak kamu mungkin adalah mengenai apa itu present continuous tense. Present continuous digunakan untuk menunjukkan aksi maupun kondisi yang sedang terjadi saat ini, yang sering terjadi, dan yang mungkin akan terus terjadi. Pola kalimat ini membantu pembaca mengerti kapan aksi tersebut berlangsung.

Agar kamu tidak bingung, kita lihat beberapa contoh kalimat berikut ini.

Contoh:

They are sitting at the bench.

(Mereka sedang duduk di bangku.)

Kalimat ini menyiratkan bahwa mereka sedang duduk di bangku dalam waktu entah berapa lama, tapi kita tahu bahwa saat ini mereka sedang duduk di sana.

Contoh:

He is standing under the tree.

(Ia sedang berdiri di bawah pohon.)

Kalimat ini menyiratkan bahwa mungkin ia akan pergi dari bawah pohon, tetapi tidak sekarang.

Rumus

Sebelum kamu belajar lebih jauh mengenai contoh-contoh kalimat yang menggunakan tense ini, kamu perlu tahu dulu rumusnya. Dengan begitu, kamu bisa mengenali kalimat yang menggunakan tense ini. Selain itu, kamu juga bisa mencoba membuat kalimat sendiri yang sesuai dengan rumus berikut.

Subjek + To Be (Am, Is, Are) + Verb (Present Participle)

Ingat! Karena ini adalah present continuous tense, To Be yang digunakan adalah Am, Is, dan Are. Jangan sampai keliru dengan past continuous tense, ya.

Kamu mungkin bingung soal Verb (Present Participle). Mudahnya, kamu perlu menggunakan Verb -ing. Kamu hanya perlu menambahkan akhiran -ing pada verba yang ingin kamu gunakan dalam kalimat. 

Mempelajari semua tenses bahasa Inggris sangatlah penting. Pahami juga tenses berikut ini:

Kapan Present Continuous Tense Bisa Digunakan?

Walaupun kamu sudah tahu dan bahkan hafal di luar kepala mengenai rumus present continuous tense, kamu tidak bisa sembarangan menggunakan tense ini. Kamu hanya bisa menggunakannya dengan “to be” verb yang sesuai dan verba dinamis atau dynamic verb.

Apa itu dynamic verb? Dynamic verb adalah verba yang menunjukkan aksi dan atau proses. Masih bingung? Contoh kalimat berikut akan membantu kamu lebih mengerti mengenai dynamic verb dan penggunaannya dalam tense ini.

Contoh:

Carl is yelling goodbye to his friends as he is walking into my house.

Carl meneriakkan selamat tinggal ke teman-temannya saat ia berjalan memasuki rumahku.

Dalam contoh kalimat ini, yell dan walk adalah dynamic verb.

Ada baiknya kamu mengetahui beberapa contoh dynamic verb yang sering digunakan.

Ask, call, eat, help, hit, jump, play, dan throw adalah active verb yang termasuk dynamic verb.

Change, grow, arrive, fall, dan mature adalah contoh process verb yang juga termasuk dynamic verb yang sering digunakan dalam kalimat present continuous tense.

Tense ini juga bisa menggunakan sense verbs seperti feel (dalam arti menyentuh), hurt, dan ache.

Kapan Present Continuous Tense Tidak Bisa Digunakan?

Kamu tidak boleh menggunakan present continuous tense dengan stative verbs. Apa itu stative verb? Stative verb menunjukkan kondisi yang tidak bisa mengalami perubahan. Walaupun verb ini masih bisa digunakan dalam kalimat simple present tense, kamu tidak bisa menggunakannya dalam present continuous. Coba pahami stative verb dari contoh kalimat berikut ini.

Contoh salah:

Uncle Roger is preferring Chinese foods over Western foods.

Contoh benar:

Uncle Roger prefers Chinese foods over Western foods.

Paman Roger lebih suka makanan Cina daripada makanan Barat.

Prefer merupakan stative verb yang menunjukkan pendapat sehingga tidak bisa digunakan dalam pola present continuous. Apa lagi contoh stative verb lainnya? Stative verb meliputi verba yang menunjukkan pendapat seperti know, deserve, understand, dan recognize; verba yang menunjukkan kepemilikan seperti own, belong, need, dan possess; juga verba yang menunjukkan emosi seperti feel, hate, sound, dan love. Karena tidak semua verb bisa digunakan dalam tense ini, kamu perlu hati-hati dalam membuat kalimat present continuous, ya.

Pengecualian

Rupanya ada juga pengecualian yang perlu kamu tahu dalam kalimat present continuous tense khususnya dalam verba-verba yang bisa digunakan atau tidak bisa digunakan untuk membuat kalimat dengan tense ini. Ada beberapa verba yang termasuk dalam dynamic verb dan stative verb sekaligus. Contoh verba yang dimaksud adalah verba to be dan to think.

Verba to be bisa menjadi dynamic verb yang menunjukkan aksi dalam contoh kalimat present continuous tense berikut.

Contoh:

She is being bold by ordering nuclear noodles.

Dia berani memesan mie nuklir.

Namun, to be dalam bentuk stative akan jadi aneh jika dibuat dalam present continuous. Perhatikan contoh berikut.

Contoh salah:

Nora is a tall kid.

Contoh benar:

Nora is a tall kid.

Nora anak yang tinggi.

Itu dia penjelasan tentang present continous tense.

Mempelajari tenses bahasa Inggris tidak lagi susah!

Simak juga artikel lainnya seputar bahasa Inggris hanya di Edu2Review Indonesia!


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


%d bloggers like this: