Rekomendasi Buku Belajar Bahasa Inggris Anak Terbaik!

Seorang ayah sedang membacakan buku belajar bahasa Inggris anak untuk puterinya - Edu2Review
Seorang ayah sedang membacakan buku belajar bahasa Inggris anak untuk puterinya – Edu2Review

Anak-anak cenderung suka melakukan hal-hal baru, termasuk juga membaca buku. Tetapi mereka mungkin lebih menyukai buku yang dengan visual menarik karena tak membosankan, lebih menghibur dan menyenangkan untuk dibaca. Ditambah lai, buku anak-anak sempurna untuk belajar bahasa Inggris. Membaca adalah cara terbaik untuk meningkatkan bahasa Inggris, dan buku anak-anak membuatnya semakin mudah dan menyenangkan untuk memulai.

Gambar-gambarnya penuh warna dan mudah diingat, bahasanya sederhana dan pesan-pesannya penting bagi orang-orang dari segala usia. Dan itulah mengapa Edu2Review mengumpulkan beberapa rekomendasi buku belajar bahasa Inggris klasik untuk anak-anak. Apa saja buku tersebut? Ini dia daftar buku anak-anak terbaik untuk belajar Bahasa Inggris!

“Goodnight Moon” oleh Margaret Wise Brown

“Goodnight Moon” tidak memiliki banyak cerita yang rumit. Buku itu hanyalah deskripsi dari hal-hal tertentu seperti anak kucing, tikus dan wanita tua yang pendiam. Ada juga sarung tangan, rumah mainan hingga seekor sapi. Penulis memperkenalkan semuanya di awal dan kemudian mengucapkan selamat malam masing-masing di akhir. Sebagian besar cerita terdiri dari kalimat pendek dua dan tiga kata, itulah sebabnya bulu ini masuk ke dalam daftar buku paling mudah dipelajari di sini.

“The Very Hungry Caterpillar” oleh Eric Carle

“The Very Hungry Caterpillar” bercerita tentang ulat yang banyak makan. Buku ini dimulai dengan ulat kecil yang keluar dari telurnya dan mulai mencari makanan. Dia melakukan ini setiap hari. Pada awalnya, ulat makan makanan sehat seperti buah dan sayuran. Kemudian, ulat mulai mencoba makan junk food. Saking banyaknya, perutnya sampai sakit. Pada akhirnya, ulat berubah menjadi kepompong, kemudian kupu-kupu. Buku anak-anak ini sangat bagus untuk mempelajari kata-kata bahasa Inggris yang penting, seperti angka, makanan, dan nama-nama hari dalam satu minggu. 

“I Am a Bunny” oleh Ole Risom

Buku ini bercerita tentang Nicholas, seekor kelinci yang tinggal di dalam pohon berlubang. Di musim semi, Nicholas memetik bunga dan mengejar kupu-kupu, dan di musim panas, mengawasi katak di kolam. Di musim gugur, dia melihat hewan-hewan bersiap untuk musim dingin. Ketika musim dingin tiba, Nicholas menyaksikan salju jatuh dari langit, lalu meringkuk di pohonnya yang berlubang dan bermimpi tentang musim semi. Dicetak lebih dari 50 tahun, cerita ringan yang diilustrasikan dengan indah ini telah menjadi buku bahasa Inggris untuk anak favorit selama beberapa generasi. Anak-anak bisa belajar banyak kata kerja dari kegiatan yang dilakukan Nicholas.

“If You Give a Mouse a Cookie” oleh Laura Joffe Numeroff

Buku yang diterbitkan pada 1985 ini bercerita tentang seorang anak laki-laki memberikan kue kepada tikus. Lalu apa yang terjadi setelahnya? Tikus meminta banyak hal lainnya! Tikus meminta segelas susu. Dia kemudian meminta sedotan (untuk minum susu), cermin (untuk menghindari kumis susu), gunting kuku (untuk memotong rambutnya di cermin), dan sapu (untuk menyapu hiasan rambutnya). Selanjutnya tikus ingin tidur siang, menggambar, dan menggantung gambar itu di lemari es.

Mengapa Kamu Sebaiknya Mengajari Bahasa Inggris untuk Anak-anak dengan Buku Belajar Bahasa Inggris?

Gambar yang Mudah Diingat

Banyak buku anak-anak menggunakan gambar untuk menggambarkan apa yang tertulis. Mereka melakukan ini sehingga anak-anak dapat memahami cerita dengan lebih baik . Ilustrasi (gambar) ini dapat sangat membantu kamu ketika belajar bahasa Inggris. Dengan mengasosiasikan (menghubungkan dalam pikiran kamu) kata atau frase kosa kata baru dengan gambar atau objek, jauh lebih mudah untuk diingat.

Kata-kata Dalam Konteks

Demikian pula, kata-kata yang digunakan dalam situasi nyata (dalam konteks) juga lebih mudah diingat. Karena bahasa dalam buku-buku ini cukup sederhana, mudah untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Karena itu, ketika anak menemukan kata yang tidak diketahui, kamu dapat menggunakan situasi dan gambar cerita untuk membuat mereka memahami makna kata tersebut tanpa harus menggunakan bantuan kamus.

Kosakata dan Tata Bahasa Sederhana

Meskipun ada juga beberapa buku yang memiliki kosakata “lanjutan”, tetap saja, mereka tetap tidak terlalu sulit. Kata-kata itu lebih sulit daripada kata-kata paling mendasar yang paling umum dalam buku anak-anak. Misalnya, kamu mungkin sudah tahu kata “pintar,” tetapi salah satu buku ini mungkin mengatakan “pintar.”

Nah, jadi itulah dia alasan mengapa anak-anak kamu harus belajar Bahasa Inggris dengan menggunakan buku belajar bahasa Inggris di atas. Demikianlah pembahasan artikel ini saya buat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu, terimakasih.

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: