Sebelum Ikut Tes TOEFL iBT, Baca Dulu Panduannya di Sini, Yuk!

toefl ibt

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, tes TOEFL yang sebelumnya dilakukan secara manual dengan kertas dan pensil maupun dengan komputer sudah bisa kamu kerjakan secara online, lho! 

Soalnya, sekarang ada yang namanya TOEFL iBT alias Internet Based Test, di mana tesnya dikerjakan tak hanya dengan menggunakan komputer, tapi juga secara online dan real time.

Apa Itu TOEFL iBT?

Walaupun namanya berbeda, tes TOEFL iBT juga sama-sama merupakan tes TOEFL resmi yang diselenggarakan oleh ETS. Artinya, kamu bisa ikuti tes TOEFL iBT dengan tujuan untuk menguji dan kemampuan berbahasa Inggris yang kamu punya dalam level akademis. 

Dan karena alasan inilah hasil atau sertifikat tes TOEFL iBT juga sering dibutuhkan sebagai syarat untuk mendaftar kuliah di luar negeri, terutama di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utamanya.

TOEFL iBT juga dikenal dengan nama TOEFL NG alias Next Generation. Dan dibandingkan dengan jenis-jenis tes TOEFL lainnya, TOEFL iBT adalah yang paling baru. Soalnya, TOEFL iBT baru pertama kali diperkenalkan oleh ETS pada tahun 2005, alias sekitar 40 tahun sejak tes TOEFL diselenggarakan untuk pertama kalinya.

Meskipun TOEFL iBT sudah diperkenalkan pertama kali di tahun 2005 secara global, tes TOEFL iBT sendiri baru diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 2006. Artinya, tentu kamu sekarang sudah tidak akan kesulitan lagi untuk menemukan lembaga atau pusat bahasa yang menyelenggarakan TOEFL iBT.

Meskipun TOEFL iBT diselenggarakan secara online, seluruh soal tesnya juga dikelompokkan ke dalam 4 section, yaitu reading, listening, writing, dan speaking. Nah, adanya speaking sebagai salah satu bagian tes inilah yang membedakan TOEFL iBT dengan TOEFL PBT maupun CBT. Sebab, TOEFL PBT dan CBT memiliki 4 section yang berbeda, yaitu reading, listening, grammar atau structure, dan writing.

Dan dalam tes TOEFL iBT, masing-masing section tersebut memiliki skor minimal 0 poin dan skor maksimal 30 poin. Artinya, total skor yang bisa kamu peroleh dari tes TOEFL iBT ini adalah minimal 0 poin dan maksimal 120 poin.

Soal-soal yang terdapat dalam tes TOEFL iBT akan disajikan dalam nomor yang acak. Artinya, meskipun soal-soal yang kamu kerjakan dengan peserta lainnya sebenarnya adalah sama, nomornya diacak secara otomatis oleh sistem. Tentunya hal ini dilakukan untuk menghindari risiko kecurangan seperti mencontek.

Selain TOEFL iBT, ada juga jenis TOEFL lainnya, yaitu:

Pelajari lebih lanjut di sana!

4 Tips Sukses Ikut Tes TOEFL iBT

Untuk kamu yang sedang mempersiapkan diri ikut TOEFL iBT, yuk simak dan ikuti 4 tips berikut ini supaya tesnya berjalan lancar dan kamu bisa mendapatkan skor optimal yang pastinya oke dan nggak malu-maluin! Ini dia tipsnya:

  1. Latihan, latihan, dan latihan!

Kamu nggak bisa berharap bisa dapat hasil oke kalau kamu sendiri malas belajar dan berlatih. Apalagi, ada TOEFL® Practice Online yang bisa kamu akses untuk latihan mengerjakan soal-soal TOEFL iBT, lho! Lewat platform ini, kamu pun bisa melakukan simulasi TOEFL iBT dengan durasi dan sistem yang sama seperti tes TOEFL yang sesungguhnya.

Sambil terus belajar, kamu bisa sekalian pantau progresmu dengan latihan TOEFL iBT. Dengan begitu, kamu bisa terus perbaiki aspek atau section apa yang jadi kekuranganmu, dan tingkatkan section yang sudah jadi keunggulanmu.

  1. Perbaiki kekuranganmu

Lewat simulasi tes TOEFL iBT melalui TOEFL® Practice Online, kamu bisa pantau terus apa section yang jadi kelemahanmu. Walaupun kamu unggul di 3 section lain, bukan berarti kamu bisa santai-santai dan menyepelekan section yang jadi kelemahanmu, lho!

Apalagi, belum tentu alasan mengapa ada section yang skornya rendah adalah karena kamu memang nggak bisa. Soalnya, barangkali masalahnya ada di waktu, alias kamu nggak bisa menggunakan waktu yang ada untuk menyelesaikan semua soal. Akibatnya, ada beberapa soal yang tak terjawab sehingga kamu jadi kehilangan skor, kan?

Artinya, kekuranganmu belum tentu berkaitan dengan kemampuan berbahasa Inggrismu, tapi faktor lain seperti manajemen waktu. Atau kamu mungkin ternyata sering terburu-buru membaca soal sehingga kurang teliti membaca dan berujung pada jawaban yang salah. Jadi, kamu perlu perbaiki kekuranganmu yang ini agar kamu nggak merugikan dirimu sendiri, oke?

  1. Terapkan strategi tes yang baik

Pastikan bahwa kamu mengikuti petunjuk di setiap bagian soal dengan cermat. Dengan begitu, kamu nggak akan membuang waktu di tengah tes karena terus-terusan mengecek Help atau Bantuan berkali-kali. Selain menyita waktu, hal ini juga bisa membuat konsentrasimu ambyar.

Usahakan untuk tidak menggunakan terlalu banyak waktu untuk satu soal saja. Kalau kamu masih juga belum menemukan jawaban yang tepat, kamu bisa coret beberapa pilihan jawaban yang kamu yakin memang salah. Kemudian, pilih jawaban yang kamu anggap paling sesuai dan benar dari opsi yang tersisa.

Dan pastinya, kamu juga harus sigap dan cekatan dalam mengerjakan soal TOEFL iBT, ya! Ingat bahwa kamu punya waktu yang terbatas untuk mengerjakan soal, jadi optimalkan waktu yang ada. Tapi, kamu juga harus bisa mengontrol dirimu supaya nggak panik atau kewalahan.

  1. Minta tips sukses tes TOEFL dari yang sudah berpengalaman

Sekarang, kamu bisa kok mendapatkan tips-tips sukses mengerjakan TOEFL iBT, bahkan meskipun kamu nggak punya teman atau saudara yang pernah ikut jenis tes TOEFL satu ini atau mendapatkan skor yang memuaskan. 

Soalnya, ETS sebagai penyelenggara tes TOEFL di seluruh dunia punya channel YouTube TOEFL® TV Channel. Di sini, kamu bisa dapatkan banyak tips TOEFL dari sesama siswa ataupun para pengajar bahasa Inggris profesional.

Itu dia penjelasan tentang TOEFL iBT, selamat mempelajarinya dan semoga kamu bisa berhasil menjalani tes!

Simak juga artikel menarik lainnya seputar bahasa Inggris hanya di Edu2Review.id!


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


%d bloggers like this: